Cara membuat bubur candil yang enak dan klasik membuat penggemarnya bahkan termasuk penasaran bukan? Memang khas klasik dan legitnya membuat kangen untuk menikmatinya. Bubur candil banyak ditemui diwaktu bulan puasa yang banyak dijual sebagai takjil. Namun, saat hari biasa ada pula penjual bubur candil di pasaran karena memang banyak suka dan mencari bubur candil ini. Tak heran jika para penjual laris manis menjual jenis bubur enak ini.

Untuk membuatnya, anda perlu meluangkan sedikit waktu karena dalam proses pembuatannya membutuhkan beberapa tahap. Namun, jangan khawatir karena meskipun demikian, nantinya disini akan diulas secara runtut tahap demi tahap membuat bubur candil yang dapat dinimati bersama keluarga.

Agar semakin cepat dapat dipraktikkan, inilah ulasan bahan-bahan serta tahapan-tahapan membuat bubur candil selengkapnya:

Bahan-Bahan

Pixabay.com

Bahan A: bahan candil

200 gr tepung ketan

Air hangat secukupnya

ΒΌ sdt garam

Bahan B: bahan kuah

200 gr gula merah, disisir

3 sdm gula pasir

750 ml air

2 lembar daun pandan

2 sdm tepung maizena, pakai sedikit air untuk melarutkan

Garam secukupnya

Bahan C: siraman

200 ml santan kental

Garam secukupnya

Cara Membuat

Pixabay.com

Umumnya sejumlah orang antara tepung ketan dengan tapioka atau tepung sagu. Tepung ketan sebagai bahan dasar untuk membuat candil akan menghasilkan tekstur candil yang kenyal tetapi masih tetap empuk. Adonan candil dibuat dengan terlebih dulu mencampur tepung. Setelah itu, uleni dengan sedikit demi sedikit menambahkan air ke dalam adonan tersebut sampai adonan kalis dan dapat dibentuk. Berikut tahapan-tahapan pembuatannya mendetail:

  1. Bentuk adonan bertekstur bulat dan rebus

Adonan yang tadinya telah kalis kemudian dibentuk menjadi bulatan. Ukuran bulatan-bulatan ini perkirakan besarnya hingga seperti buah kelengkeng. Nah, sambil menunggu proses membulati adonan, supaya menghemat waktu didihkan air lalu masukkan candil dan rebus sampai bulatan-bulatan tadi mengapung. Jika sudah mengapung, angkat lalu tiriskan sampai dingin.

  1. Buat kuah gula

Seluruh bahan B yang telah disiapkan, didihkan kecuali larutan maizena. Sementara masih dalam keadaan mendidih didalam panci, masukkan seluruh bahan sampai larut. Setelah itu, masukkan bulatan-bulatan candil dan larutan maizena yang sudah matang ke dalamnya. Aduk sampai rata kuah yang mengental itu hingga meletup-letup. Larutan maizena tadi digunakan untuk membuat kuah lebih kental. Sesudah matang, lalu bubur candil ini siap disajikan.

  1. Sajikan olahan bubur candil bersama saus siraman

Untuk membuat saus sebagai siraman santan yakni dibuat dengan mencampur antara santan dengan garam sedikit saja agar rasanya lebih gurih. Terus aduk santan saat dimasak menggunakan api kecil supaya santan tersebut tampil cantik dan tidak pecah. Letakkan bubur candil ke dalam mangkuk lalu sajikan dengan menyiramnya dengan santan sebagai saus siramannya.

Jika membuatnya sendiri, tidak ada yang perlu dikhawatirkan karena anda mengetahui dengan jelas bahan-bahannya karena disiapkan sendiri. Berbeda dengan membelinya, sebagai pembeli cenderung merasa was-was meski membeli juga memberikan keuntungan tersendiri karena praktis dan tidak ribet serta tidak perlu mempersiapkan bahan-bahannya.

Dengan mengetahui bagaimana cara membuat bubur candil, kini anda tak perlu risau jika sewaktu-waktu ingin membuatnya sendiri. Andapun lebih mandiri dan kemampuan anda membuat aneka masakan bubur juga bertambah.

Belakangan ini, semakin populer aneka pilihan bubur siap saji seperti bubur kemasan yang dapat diperoleh di swalayan maupun toko terdekat. Salah satu varian yang paling menarik perhatian adalah bubur organik. Secara garis besar, memang bahan makanan terbagi dalam dua jenis yaitu jenis bahan makanan organik dan nonorganik. Dikatakan bahan makanan organik jika diproduksi melalui sistem pertanian organik dimana dalam prosesnya tidak memakai pupuk kimia, pestisida atau herbisida buatan serta bukan tanaman yang secara genetik dimodifikasi.

Bahan makanan organik baik dikonsumsi dengan sejumlah alasan. Berikut alasan-alasannya:

  1. Bahan makanan jenis organik cenderung mempunyai kandungan lebih tinggi jika dibanding dengan jenis bahan konvensional. Selain itu, rasanya juga lebih enak.
  2. Kandungan vitamin C, protein, magnesium, fosfor dan zat besinya lebih tinggi.
  3. Lebih mudah dicerna dan diserap oleh sistem di saluran pencernaan serta indikasi menimbulkan alergi atau intoleransi lebih jarang.
  4. Dapat memenuhi mikronutien secara baik asal pemilihan, pengolahan serta pemberiannya dilakukan secara tepat.

Tidak sedikit bukan manfaat bahan makanan organik yang dapat ditemukan? Bahkan dalam bubur yang jenisnya organik termasuk bubur candil ini. Seperti yang sudah disinggung tadi jika belakangan ini semakin banyak toko, swalayan hingga supermarket yang menyediakan produk makanan kemasan dengan label organik. Kekayaan di tiap manfaatnya pada masing-masing bahanpun juga dijelaskan disana, biasanya penjelasan ini ada di bagian kemasannya.

Tak hanya itu saja, restoran atau rumah makan yang sering dijuampaipun juga telah banyak yang menyediakan menu makanan dari bahan organik ini. Kebaikan dari manfaatnya memang tidaklah main-main sehingga bagi yang sudah memahaminya akan lebih memilih jenis makanan yang seperti ini. Nah, bagi anda yang peduli dengan kesehatan langkah memilih jenis pangan dari bahan dasar organik menjadi langkah yang sangat direkomendasikan.

By Raju