Pixabay.com

Bunga merupakan simbol keindahan dari setiap tanaman, hingga banyak pemikir kritis yang menemukan berbagai makna tersembunyi melalui kehidupan tanaman. Salah satunya yaitu filosofi dari bunga teratai, yang sering ditemukan di rawa, kolam maupun danau. Air yang dijadikan tempat hidup dari bunga teratai tersebut biasanya memang kotor, namun tidak mempengaruhi kecantikan dari tumbuhan air ini. Berikut beberapa filosofi bunga teratai yang lainnya.

Filosofi dari Bunga Teratai yang Bisa Dicontoh

Pixabay.com
  1. Meski Berada di Lingkungan Kotor, Bunga Teratai Mampu Menunjukkan Kecantikannya

Air dan lumpur merupakan habitat serta elemen yang sangat dibutuhkan oleh bunga teratai untuk bertahan hidup. Meskipun lingkungannya cenderung kotor dan memiliki bau kurang sedap, namun tidak menghalangi tumbuhan air ini untuk menunjukkan keindahan bunganya. Bahkan bunga yang muncul dari teratai sangat cantik dan tetap bersih, walau berada di tengah tengah lumpur sekalipun.

Hal ini bisa menggambar kehidupan sosial pada manusia. Bahwa manusia sejatinya memang membutuhkan orang lain, meski orang tersebut terkadang kurang baik sekalipun. Tapi bukan berarti anda juga harus meniru kejelekan dari orang disekitar, namun anda harus seperti bunga teratai yang bisa tetap bersih. Serta mampu menunjukkan keindahan dan kecantikannya, meski berada di lingkungan yang buruk sekalipun.

Karena cukup banyak orang yang mulanya merupakan orang yang baik, kemudian terjerumus pada lingkungan yang tidak baik. Akhirnya ikut menjadi pribadi yang gemar melakukan tindak kejahatan dan berbuat kotor. Padahal seharusnya mereka mencontoh filosofi bunga teratai, yang meski lingkungan sekitar tempat hidupnya kotor namun ia tetap bisa menumbuhkan bunga yang bersih.

  1. Berbuat Baik Tanpa Mengharap Balasan

Sama halnya seperti bunga matahari, bunga teratai juga mampu memberi banyak manfaat terhadap makhuk hidup lainnya. Seperti menjadikan daunnya sebagai tempat hinggap bagi serangga, tempat melompat untuk katak, melindungi ikan ikan dari teriknya matahari, dan lain sebagainya. Padahal hewan hewan tersebut tidak memberi dampak atau melakukan simbiosis mutualisme untuk bunga teratai.

Bunga teratai atau waterlily ini bahkan hanya berada di air yang kotor sepanjang hari. Namun ia dapat memberikan manfaat bagi makhluk hidup di sekitarnya. Karena memiliki banyak manfaat atau memberi banyak bantuan kepada makhluk hidup yang lain, maka bunga teratai dianggap sebagai bunga yang berharga bagi sekelompok manusia. Ini merupakan salah satu imbalan bagi teratai yang sangat menakjubkan.

Dari filosofi bunga teratai tersebut, anda patut mencontohnya. Dengan cara terus melakukan hal baik dan membantu banyak orang yang membutuhkan, tanpa mengharap sebuah balasan atau imbalan. Maka, anda nantinya pasti mendapat sebuah balasan menakjubkan yang tidak disangka sangka. Dengan membantu orang lain dalam kebaikan, itu juga akan termasuk sebuah amalan baik yang akan mendatangkan pahala.

  1. Hidupnya yang Singkat Mengingatkan bahwa Hidup di Dunia Hanya Sesaat

Tanaman teratai memang memiliki bunga yang sangat cantik nan elok, sayangnya bunga dari teratai hanya mekar dalam waktu yang sangat singkat. Tumbuhan air ini umumnya hanya bisa bertahan tidak lebih dari 24 jam. Ada yang mekar pada malam hari, kemudian pagi harinya sudah layu. Namun, ada juga beberapa tanaman teratai yang mampu bertahan beberapa hari, baru kelopaknya mulai berguguran satu persatu.

Pada hakikatnya manusia juga hidup layaknya filosofi bunga teratai, yaitu hidup dalam waktu yang singkat. Semakin anda memanfaatkan dan menggunakan hidup sehari hari dengan sebaik mungkin, maka waktu yang dilalui untuk hidup juga akan semakin terasa cepat dan singkat. Terlebih, semua orang memang seharusnya menyadari bahwa kehidupan di dunia memang hanyalah sementara saja.

Kehidupan akhirat lah yang merupakan kehidupan kekal. Sehingga selama hidup di dunia ini, jangan hanya terlalu banyak bersenang-senang. Namun juga perbanyak amalan untuk dibawa di hari akhir. Semua yang dimiliki selama di dunia pada akhirnya akan ditinggalkan, layaknya kelopak bunga teratai yang gugur satu persatu dan ditinggalkan. Semua manusia juga akan gugur satu persatu, dan meninggalkan semua yang dimiliki saat berada di dunia.

  1. Berbeda dengan yang Lain Bukan Penghalang untuk Menjadi yang Terbaik

Tidak seperti bunga pada umumnya yang tumbuh subur di tanah dan menjadi kebun bunga yang indah, atau tumbuhan air lainnya yang berhabitat di aliran sungai yang jernih. Teratai tumbuh di lingkungan yang memiliki air keruh dengan bau yang kurang sedap. Namun, teratai berusaha menutupinya dengan daun yang lebar serta bunganya yang sangat menawan. Sehingga orang yang melihat akan fokus pada keindahannya, dibandingkan dengan lingkungannya.

Dengan keindahan yang dimiliki oleh teratai, orang orang tidak akan fokus dan peduli pada habibatnya yang kotor dan berbau tidak sedap. Begitu juga dengan manusia, dengan mengikuti filosofi bunga teratai maka manusia juga seharusnya mampu untuk menjadikan kelebihan yang ada dalam diri untuk menutupi kekurangan yang dimiliki. Sama halnya dengan bunga teratai yang menutupi air keruh dengan daunnya yang lebar.

Selain itu, terkadang di kehidupan, lingkungan keluarga atau lingkungan tempat tinggal yang berbeda dari yang lain seringkali direndahkan. Bahkan dianggap sulit untuk menjadi sukses ataupun menggapai cita cita. Dengan meniru kehidupan bunga teratai, anda tidak perlu takut atau tidak percaya diri akan hal itu. Dengan menunjukkan kelebihan yang anda miliki, anda bahkan bisa saja mengharumkan nama keluarga atau nama daerah atas keberhasilan yang didapat.

  1. Semakin Banyak Hinaan, Semakin Banyak Peluang untuk Sukses

Pixabay.com

Teratai yang hidup di lingkungan yang semakin kotor, ternyata mampu meghasilkan bunga yang tinggi kualitasnya. Jadi, semakin keruh dan kotor air tempat hidupnya, maka semakin berkelas bunga yang dihasilkan oleh tumbuhan air ini. Secara tidak langsung, filosofi bunga teratai ini mengajari manusia untuk menjadikan hinaan maupun berbagai hal negatif lainnya sebagai motivasi. Bukannya justru menjadikannya sebagai beban pikiran yang membuat minder serta putus asa.

Seperti layaknya bunga teratai, semakin kotor habitatnya maka ia tumbuh dengan semakin baik. Anda juga perlu bertindak seperti itu, semakin banyak orang yang mencela atau menghina anda. Maka semakin anda terpacu untuk menjadi lebih baik, dan tumbuh berkembang menjadi pribadi yang lebih baik pula. Dengan begitu, kesuksesan anda akan membungkam mulut mulut yang telah mencela anda sebelumnya.

Itulah filosofi dari bunga teratai seperti diberitakan Portal Berita Fokusjabar. Salah satu jenis tanaman air ini memang hidupnya kaya akan makna, dan mampu memberi banyak pelajaran pada hidup manusia. Anda dapat mencoba untuk mempraktekan filosofi tersebut pada kehidupan sehari-hari, maka anda akan tumbuh layaknya bunga teratai yang indah. Anda bisa berkunjung ke situs fokusjabar.id, untuk mencari tahu mengenai filosofi bunga yang lainnya.

By Raju