Organisasi dapat diartikan sebagai sekelompok orang dalam suatu wadah untuk mencapai tujuan bersama. Organisasi bisa terbentuk karena ingin mencapai tujuan yang telah ditentukan bersama sebelumnya. Setiap manusia, tidak ada yang tidak memiliki organisasi. Jika selama ini organisasi selalu di kaitkan dengan ekstrakulikuler, partai politik dan juga kelembagaan, maka yang sebenarnya tidak sesempit itu. Sebagai warga negara Indonesia misalnya, berarti tiap – tiap warganya adalah anggota dari organisasi Negara Indonesia, karena semuanya memiliki tujuan yang sama untuk memakmurkan dan memajukan negara.

Pengertian organisasi yang didapat dari kamus besar bahasa Indonesia yaitu sebuah kesatuan (meliputi susunan dan lainnya) yang terdiri atas bagian – bagian (meliputi orang dan sebagainya) dalam perkumpulan untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam kegiatan ekonomi pun sebenarnya juga terdapat organisasi, contohnya pada sebuah kegiatan usaha konveksi baju akan terdapat orang – orang bertujuan satu yakni mendapatkan penghasilan bersama.

Tujuan Organisasi

Nah, untuk dapat lebih memahami tujuan organisasi maka bisa anda baca uraian dibawah ini,;

  1. Menggapai cita-cita bersama

Satu dari sekian banyak tujuan organisasi yaitu untuk menggapai cita-cita bersama melalui kelompok dalam sebuah organisasi. Tiap anggota yang bergabung pasti memiliki visi untuk mewujudkan keinginan ataupun harapan bersama para anggota organisasi lainnya di tempat tersebut. Apakah ada orang yang melamar pekerjaan di suatu perusahaan tanpa ada tujuan alias coba – coba? Sebagian besar dari mereka saat melamar kerja pasti bertujuan untuk mendapatkan penghasilan, maka dari itu kumpulan orang – orang yang ingin mendapatkan penghasilan maka diajak bekerja bersama.

  1. Keuntungan yang di dapatkan tiap anggota

Selain manfaat yang sama dirasakan oleh setiap anggota, organisasi pasti akan memberi suat pengalaman berharga bagi tiap individunya. Hal ini bersifat tidak sama antar anggota karena yang bisa merasakannya lebih ke orang tersebut sendiri, dan dengan latar belakang yang berbeda maka akan memberi hasil berbeda pula. Misal dalam organisasi konveksi baju, ada yang pada saat melamar kerja dia tidak bisa apa – apa maka lama kelamaan dia akan tahu cara memotong kain, menjahit, finishing bahkan sampai packing dan marketing, berbeda pula dengan mereka yang pada saat melamar sudah bisa menjahit dan memotong kain maka akan menjadi pengalaman berbeda ketika mau belajar untuk melakukan hal lain seperti menyablon dan membordir pakaian, demikianlah yang bisa disebut keuntungan individual.

  1. Diakui oleh para anggotanya

Mendapat pengakuan dari orang lain terkadang bisa memberikan kesenangan tersendiri, karena sebagai manusia jika diakui oleh manusia lain maka akan merasa lebih berharga dan akan meningkatkan kepercayaan diri. Sama halnya dengan organisasi, akan menjadi lebih hidup dan eksis jika memiliki banyak anggota. Dapat kita lihat jika organisasi – organisasi akan tampak ada dan diakui keberadannya jika jumlah anggota nya banyak. Selain itu antar anggotanya akan mendapat pengakuan juga dari anggota lainnya yang berawal dari interaksi biasa, maka selanjutnya akan saling mengenal dan saling mengakui satu sama lain.

Fungsi dan Tujuan Organisasi

Satu hal yang menjadi ciri keberadaan suatu organisasi selain tujuan, adalah fungsi dari tujuan organisasi tersebut. Ada banyak fungsi dari tujuan organisasi yang perlu anda ketahui, diantaranya adalah;

1. Pedoman

Fungsi yang pertama yakni fungsi pedoman, maksudnya adalah menjadi panduan untuk anggotanya dalam mengadakan kegiatan – kegiatan yang dapat menyalurkan usaha mereka dalam mewujudkan tujuan sehingga nantinya akan memberikan arah mengenai apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

2. Legitimasi

Fungsi legitimasi ini dimaksudkan bahwa tiap kegiatan yang dilakukan oleh sebuah organisasi harus mempunyai sumber legitimasi yang dapat melindunginya sehingga organisasi nanti mampu mengumpulkan dukungan sert pengakuan dari lingkungan sekitar.

3. Standarisasi

Selain yang disebutkan diatas, terdapat fungsi standarisasi dalam mencapai tujuan organisasi. Standar inilah yang mengatur mengenai standar atau batas umum tujuan yang diraih dalam sebuah organisasi, setelah tujuan tersebut telah disepakati bersama oleh semua anggota. Dan pada akhirnya nanti, akan diukur seberapa besar persentase keberhasilan berdasarkan standar yang sudah ditetapkan terhadap realita yang dihasilkan.

4. Motivasi

Maksud dari fungsi motivasi dalam tujuan organisasi yaitu anggota organisasi harus mendapatkan motivasi supaya dapat mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Ada beragam cara untuk memenuhi fungsi motivasi ini, salah satunya dengan memberi bonus atau hadiah supaya  anggota organisasi lebih semangat dan termotivasi dalam mewujudkan tujuan organisasi.

5. Rasionalisasi

Fungsi terakhir drai tujuan organisasi yang yaitu sebagai fungsi rasionalisasi. Tujuan organisasi dibuat agar suatu organisasi menjadi tetap rasional (masuk akal) dan bergerak secara sistematis menuju satu tujuan yang sudah disepakati. Tujuan organisasi bergerak beriringan dengan adanya struktur organisasi yang sudah dibuat sebelumnya.

Kiranya itu saja pembahasan perihal tujuan organisasi bagi anggotanya serta bagi organisasi itu sendiri. Selain hal tersebut juga dijelaskan mengenai fungsi dari adanya tujuan tersebut. Meskipun dalam organisasi konveksi baju sekalipun, pasti terdapat tujuan beserta fungsinya yang sudah di rumuskan pada saat awal didirikannya organisasi usaha tersebut. Yang jelas, tujuan organisasi harus tertanam di diri masing – masing anggotanya karena akan dapat mempengaruhi kinerja di dalamnya.

By Raju